Pola Bilangan Olim SD


         Blog Koma - Hallow sahabat koma, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga baik-baik saja ya. Pada artikel ini kita akan membahas Pola Bilangan Olim Matik SD. Materi yang dibahas pada artikel ini merupakan materi dasar yang bisa digunakan untuk menyelesaikan bentuk-bentuk soal olimpiade matematika yang berkaitan dengan Pola Bilangan Olim Matik SD Level SD Pemula. Tentuk masih ada banyak lagi berkaitan Pola Bilangan pada materi olim matik SD yang bisa sahabat koma pelajari sendiri untuk menambah kemampuannya dalam menyelesaikan soal-soal aljabar. Untuk menambah wawasan tentang Pola Bilangan ini, terdapat beberapa contoh soal yang bisa dicoba dan soal-soal Latihan.

10). Pola bilangan

(A). Pola Bilangan Angka

Pola bilangan atau barisan bilangan adalah susunan bilangan berdasarkan aturan atau pola tertentu.

Jenis-jenis Pola bilangan:

1). Loncat satu

3, 6, 9, 12, 15, 18, ..... +3 +3 +3 +3 +3 +3

2). Loncat dua

+4 +4 +4 1, 1, 3, 5, 5, 9, 7, 13, 9, ... +2 +2 +2

3). Loncat tiga

+10 +10 +20 +20 10, 20, 40, 20, 30, 50, 40, 50, 70, 70, ... +30 +30

4). Operasi Berulang

1, 3, 6, 8, 16, 18, ..... +2 ×2 +2 ×2 +2
1, 2, 6, 4, 5, 15, 13, ... +1 ×3 -2 +1 ×3 -2

5). Pola Fibonacci

Barisan Bilangan Fibonacci merupakan barisan yang diperoleh dengan menjumlahkan dua suku sebelumnya, sehingga diketahui dua suku awal terlebih dahulu.

+ + + 1, 3, 4, 7, 11, 18, 29, ..... + + +

6). Bertingkat

Yaitu pola yang memiliki selisih sama pada tingkat tertentu.

Pola Tingkat dua:

2 8 20 38 62 ... 6 12 18 24 6 6 6

Pola tingkat tiga:

1 3 11 31 69 131 ... 2 8 20 38 62 6 12 18 24 6 6 6

7). Pola Pangkat ($a^n$)

$1, 4, 9, 16, 25, \dots$
dari: $1^2, 2^2, 3^2, 4^2, 5^2, 6^2$
$2, 4, 8, 16, 32, \dots$
dari: $2^1, 2^2, 2^3, 2^4, 2^5, 2^6$

8). Melibatkan bilangan pecahan

+3 +3 +3 2/5, 5/5, 8/5, 11/5, .....

9). Bilangan Desimal atau persen

0,4; 0,9; 1,4; 1,9; ..... +0,5 +0,5 +0,5
5%, 10%, 12%, 24%, 26%, 52%, ..... ×2 +2% ×2 +2% ×2

Soal Latihan 1:

1). Tentukan nilai $X$ dalam barisan bilangan berikut ini: $2, 9, -18, -11, X, 29, -58, -51, \dots$ (Omis)
2). Perhatikan barisan bilangan di bawah ini: $4, 9, 20, 43, Y, 185, Z$. Tentukan nilai $Y + Z$? (Omis)
3). Perhatikan barisan Fibonacci berikut: $1, 1, 2, 3, 5, \dots$ dan seterusnya. Pada 200 bilangan pertama, berapakah banyaknya bilangan ganjil pada barisan tersebut? (Aba)
4). Perhatikan barisan Fibonacci berikut : $4, x, x + 4, 18, 4x + 1, 47, \dots$ Suku ke-9 dari barisan tersebut adalah ... (HIMSO)
A. 72
B. 118
C. 175
D. 199
5). Perhatikan pola bilangan berikut! $1, 2, 4, 7, 11, \dots$ Selisih dari bilangan pada urutan ke 10 dan 11 adalah .... (KMNR)
A. 10
B. 11
C. 12
D. 13
6). Given a two digit number, a sequence is formed by doubling the units digit, adding the tens digit and recording the result. The pattern is then applied to this number to obtain the third number and so on. (An example would be the sequence 59, 23, 8, 16, 13, ...). Find the $13^{\text{th}}$ term of the sequence if the $1^{\text{st}}$ term is 14. (OMVN)
A. 2
B. 18
C. 17
D. 15

(B). Pola Bilangan Bergambar

Merupakan pola dengan aturan tertentu yang melibatkan gambar.

Soal Latihan 2:

1). Perhatikan tiga pola di bawah ini. Ada 3 kotak pada pola 1 yaitu $AEFD$, $EBCF$, dan $ABCD$. Ada 6 kotak pada pola 2, dan ada 10 kotak pada pola 3. Tentukan banyak kotak pada pola 4. (OMITS)
A E B D F C Pola 1 Pola 2 Pola 3
A. 12
B. 13
C. 14
D. 15
2). Banyak titik pada pola ke-8 adalah ... (Olimate)
pola ke-1 pola ke-2 pola ke-3
A. 56
B. 72
C. 75
D. 80
3). Gambar berikut tersusun dari batang-batang korek api, maka banyak korek api untuk pola ke 7 adalah .... (Olimate)
Pola 1 Pola 2 Pola 3
A. 45
B. 63
C. 84
D. 86
4). Perhatikan pola di bawah ini. Tentukan nilai M. (Omis)
2 7 4 10 3 17 13 7 4 M
5). Perhatikan pola dari gambar di bawah. Tentukan banyaknya persegi yang tidak diarsir pada gambar ke-17. (Omis)
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
6). Perhatikan pola berikut! Berapakah jumlah jam pada kotak ke-15? (OMITS)
[ ] 1 [ ] 2 [ ] 3 [ ] 4 [ ] 5 .................................................................................... dan seterusnya
A. 25
B. 55
C. 610
D. 650

(C). Penerapan pola bilangan pada antrian

Pada kejadian suatu antrian, kita akan menentukan salah satunya banyak orang pada antrian tersebut dengan membuat urutannya.

Soal Latihan 3:

1). Andri, Farah, Juli, Lisa, dan Rosa sedang antri beli tiket kereta api. Rosa berdiri di belakang Lisa. Farah berdiri di depan Rosa dan persis di belakang Juli. Juli berdiri di depan Lisa, tetapi Juli tidak pada urutan pertama. Tuliskan urutan kelima anak tersebut dari belakang. (Omis)
2). Meja-meja di suatu kelas ditata dalam baris-baris dan kolom-kolom. Salah satu dari meja-meja itu adalah meja Adi. Meja Adi berada di baris ketiga dari depan, baris keempat dari belakang, kolom ketiga dari kiri, dan kolom kelima dari kanan. Banyaknya meja di kelas itu adalah ... (IMSC)
A. 30
B. 35
C. 42
D. 56
3). Bangku-bangku yang berada di kelas Donny disusun dalam banyak baris yang sama. Bangku milik Donny berada pada baris keempat dari depan dan ketiga dari belakang. Ada 2 bangku di sebelah kanan bangku milik Donny dan 1 bangku di sebelah kiri bangku milik Donny. Jika di kelas tersebut, tiap-tiap bangkunya terdapat 2 buah kursi, dan 1 buah kursi di depan yang berfungsi sebagai kursi guru. Maka berapa jumlah kursi yang berada dalam kelas tersebut? (OMITS)
A. 49
B. 37
C. 25
D. 56
Kembali ke Daftar Isi Olimpiade Matik SD

       Demikian pembahasan materi Pola Bilangan Olim Matik SD dan contoh-contohnya. Silahkan juga baca materi lain yang berkaitan dengan materi ini. Setiap artikel akan diupdate secara bertahap. Jika ada kritik dan saran, atau koreksi dari isi artikel di halaman ini, mohon bantuannya untuk menuliskannya di kolom komentar di bagian bawah setiap artikel. Ini sangat membantu untuk memperbaiki kualitas dari artikel di blog koma. Semoga bermanfaat. Terimakasih.